Postingan

Manfaat mengucap Bismillah

Manfaat Mengucapkan Bismillah Alhamdulillaah, Alhamdulillaah al-khaaliqil wujuudi minal adam, wa jaa'ilinnuuri minazhzhulam, wa mukhrijishshabri minal 'aalam, wa mulqiittaubati' alannadam. Fanasykuruhu 'alalmashaa`ibi kamaa nasykuruhu' alanni'am, wa nushalli 'alaa rasuulihil akram, lisyarofil asyami wa nuuril Atam, walkitaabil muhkam, wa kamaalinnabiyyiina wal khaatam, sayyidii waladi adam. Alladzii basyara bihi 'isabnu maryam, wa Da'a li bi'tsatihi ibrahiimu' alaihissalaam, hiina kaana yarfa'u qawaa'ida baitillaahil Muharram, fashalallahu 'alaihi wa sallam, wa' alaa atbaa'ihi Khairil umam. Alladziina baarakallahu bihim kaafatannasil'araba minhum ajam wal '. Falhamdulillaah alladzii lam yattakhidz waladan, wa lam yakun lahu syariikun fil mulk, wa lam yakun lahu waliyyun minadzdzul, wa kabbirhu takbiiraa. Walhamdulillaah, alladzii anzala 'alaa' abdihilkitaaba walam yaj'al lahu 'iwajaa. Walhamdul...
HADIAH BESAR Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun.” (QS Al-Baqarah ayat 156) Tidak ada keraguan bahwa kita adalah milik Allah. “Wa innaa ilaihi rooji’uun.” (QS Al-Baqarah ayat 156) Dan tidak ada keraguan, kita hanya akan kembali kepada-Nya. الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ Yang berarti kita akan dikembalikan ke pemilik diri kita. Mengapa pernyataan ini menjadi penting? Ketika mendapatkan kesulitan, kita harus berpikir hikmahnya. Ketika kesulitan itu datang, kenapa kita mengatakan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun.” (QS Al-Baqarah ayat 156) Ketika Anda mendengar kabar buruk di telepon, kenapa pertama kali dan pada saat itu Anda mengatakan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun.” (QS Al-Baqarah ayat 156) Pertama-tama pahami, jika Anda mengerjakannya, ada hadiah (nyata) buat Anda, di dalam al-Quran ada hadiah (nyata) buat Anda. Pertama saya akan perlihatkan hadiah ini dengan Anda, Anda tahu hadiah apa i...

Godaan Setan

KETIKA SETAN MEMASUKI HATI Al-hamdu lillaahi robbil-‘aalamiin. Wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa asyrofil anbiyaa’i wal mursaliin. Wa ‘alaa aalihii wa shohbihii ajma’iin. Tsumma ‘amma ba’d. Fa’uudzu billahi minasy-syaithonir-rojiim. Bismillaahir-rohmaanir-rohiim. “Sabbaha lillaahi maa fis-samaawaati wal-ardh, wa huwal-’aziizul-hakiim.” (QS. Al-Hadid ayat 1) Robbisyroh lii shodrii, wa yassir lii amrii, wahlul uqdatan min lisaanii, yafqohuu qoulii. Aamiin ya robbal-‘aalamiin. Tsumma ‘amma ba’d. Sekali lagi semua, assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Saya akan berbagi beberapa hal mengenai bagaimana setan memasuki hati kita, saya akan mengawali dengan satu ayat yang indah, yaitu فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakit-ya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. Keindahan lain dari ayat ini adalah Allah azza wa jalla tidak me...